Langsung ke konten
coordlab.app

Konversi koordinat

Tempel titik koordinat dalam format apa pun dan lihat semua format lain sekaligus: desimal, DMS, UTM dengan zona, TM-3 dan MGRS.

Contoh: Monas, Jakarta
  • Derajat desimalWGS 84 -6,175392; 106,827153
  • Derajat, menit, detikWGS 84 6°10′31,41″LS 106°49′37,75″BT
  • Derajat, menit desimalWGS 84 6°10,5235′LS 106°49,6292′BT
  • UTMWGS 84 48M 702178 9317060
  • MGRS / USNGWGS 84 48M YU 02178 17060
  • DGN95 / TM-3EPSG:23834 236205,15 817191,18
  • Plus CodeOpen Location Code 6P58RRFG+RV
  • Geohash qqguygv1t
  • Maidenheadradio amatir OI33jt

Ketuk peta untuk mengonversi titik tersebut.

Cara memakai konverter

Tempel atau ketik koordinat di kotak paling atas. Formatnya dikenali otomatis: derajat desimal dengan koma atau titik (-6,175392 106,827153), derajat, menit dan detik dengan atau tanpa simbol (6°10'31,41"LS 106°49'37,75"BT), UTM dengan zona (48M 702178 9317060), TM-3 dengan zona (48.2 236205 817191), MGRS, Plus Code, Geohash, Maidenhead, bahkan tautan Google Maps dan OpenStreetMap.

Semua format muncul sekaligus, masing-masing dengan tombol salin. Anda juga bisa mengetuk peta atau memakai GPS ponsel. Alamat halaman menyimpan titiknya, jadi cukup salin tautan untuk membagikan lokasi ke orang lain.

Derajat desimal, DMS atau UTM?

Derajat desimal adalah format aplikasi ponsel dan Google Maps: lintang dan bujur sebagai angka biasa, negatif di selatan khatulistiwa. Karena hampir seluruh Indonesia berada di selatan khatulistiwa, lintang Jakarta ditulis −6,175392. Enam angka desimal setara kira-kira 10 cm.

Derajat, menit dan detik (DMS) masih dipakai di dokumen tanah, laporan survei dan peta lama. Satu derajat ada 60 menit, satu menit 60 detik; belahan bumi ditulis LU/LS (lintang utara/selatan) dan BT/BB (bujur timur/barat), atau N, S, E dan W.

UTM membagi dunia menjadi 60 zona selebar 6° dan memberi posisi dalam meter (Easting dan Northing). Indonesia membentang dari zona 46 (Aceh) sampai 54 (Papua). Untuk pengukuran bidang tanah, BPN memakai TM-3, yaitu zona UTM yang dibagi dua menjadi zona selebar 3°.

Datum: WGS 84, DGN95 dan SRGI2013

Koordinat hanya bermakna bersama datum-nya, yaitu model bumi tempat koordinat itu diukur. GPS memakai WGS 84. Datum nasional Indonesia sejak 2013 adalah SRGI2013, menggantikan DGN95; untuk pemetaan umum keduanya hampir sama dengan WGS 84. Peta yang jauh lebih tua memakai datum seperti ID74 atau Batavia, yang selisihnya dari WGS 84 bisa puluhan sampai ratusan meter.

Konverter ini menampilkan titik dalam DGN95 / TM-3 di samping UTM WGS 84. DGN95 diperlakukan sama dengan WGS 84, sesuai transformasi di registri EPSG yang ketelitiannya sekitar 1 m.

Pertanyaan yang sering diajukan

Bagaimana cara mengubah koordinat UTM ke derajat?

Ketik zona dan koordinatnya, misalnya 48M 702178 9317060 atau 48S 702178 9317060. Konverter menampilkan latitude dan longitude dalam derajat desimal serta derajat, menit, detik. Tanpa zona titiknya tidak bisa ditentukan, karena angka yang sama berulang di setiap zona dari 60 zona.

Bagaimana menulis latitude dan longitude dengan koma desimal?

Pisahkan lintang dan bujur dengan spasi atau titik koma: -6,175392; 106,827153. Format Google Maps dengan titik desimal dan koma di antara angka juga diterima: -6.175392, 106.827153.

Apakah koordinat dari GPS ponsel bisa dipakai untuk TM-3?

Bisa untuk keperluan umum. Konverter menganggap DGN95 sama dengan WGS 84, dengan ketelitian sekitar 1 m. Untuk pengukuran kadastral resmi, gunakan hasil pengukuran BPN atau surveyor berlisensi.

Apakah data yang saya tempel dikirim ke server?

Tidak. Semua konversi dihitung di browser Anda. Peta mengunduh gambar dari OpenStreetMap saat dibuka, dan Google Analytics menghitung kunjungan halaman tanpa menerima koordinat atau file.

Alat lainnya