Langsung ke konten
coordlab.app
  1. Beranda
  2. DGN95 / TM-3

Konversi koordinat TM-3 (DGN95)

Ketik zona, Easting dan Northing TM-3 (mis. 48.2 236205 817191) untuk melihat titiknya dalam derajat dan UTM.

Dibaca sebagai: DGN95 / TM-3 48.2
  • Derajat desimalWGS 84 -6,175392; 106,827153
  • Derajat, menit, detikWGS 84 6°10′31,41″LS 106°49′37,75″BT
  • Derajat, menit desimalWGS 84 6°10,5235′LS 106°49,6292′BT
  • UTMWGS 84 48M 702178 9317060
  • MGRS / USNGWGS 84 48M YU 02178 17060
  • DGN95 / TM-3EPSG:23834 236205,15 817191,18
  • Plus CodeOpen Location Code 6P58RRFG+RV
  • Geohash qqguygv1t
  • Maidenheadradio amatir OI33jt

Ketuk peta untuk mengonversi titik tersebut.

Apa itu TM-3

TM-3 adalah proyeksi Transverse Mercator dengan lebar zona 3°, dipakai Kementerian ATR/BPN untuk pengukuran dan pemetaan bidang tanah. Setiap zona UTM dibagi dua: bagian barat diberi akhiran .1 dan bagian timur .2. Jakarta dan Bandung, misalnya, ada di zona 48.2 (105°–108° BT, meridian sentral 106,5° BT). Indonesia memakai zona 46.2 sampai 54.1.

Parameternya berbeda dari UTM: faktor skala 0,9999 (UTM 0,9996), Easting semu 200.000 m dan Northing semu 1.500.000 m, sehingga semua koordinat di Indonesia bernilai positif. Monas di Jakarta dalam TM-3 zona 48.2 kira-kira E 236.205 m, N 817.191 m.

Datum DGN95 dan ketelitian konversi

DGN95 (Datum Geodesi Nasional 1995, EPSG:4755) memakai elipsoid WGS 84 dan menjadi datum nasional sampai digantikan SRGI2013 pada 2013. Kode EPSG zona TM-3 pada DGN95 adalah 23830 (zona 46.2) sampai 23845 (zona 54.1).

Konverter ini menganggap DGN95 sama dengan WGS 84, sesuai transformasi EPSG:15912 yang ketelitiannya sekitar 1 m. Itu cukup untuk mencari lokasi bidang tanah di peta, tetapi tidak untuk pekerjaan kadastral, yang memakai hasil ukur BPN dan transformasi resmi Badan Informasi Geospasial (BIG) ke SRGI2013. Untuk sistem ini belum ada titik uji resmi yang dipublikasikan, jadi proyeksinya mengikuti definisi registri EPSG.

Zona TM-3 di Indonesia

Pilih zona berdasarkan bujur titik. Jika koordinat ditulis tanpa zona, konverter menyarankan zona dari posisi titik; pastikan sama dengan zona yang tercantum di peta bidang atau gambar ukur.

ZonaMeridian sentralRentang bujurEPSG
46.294,5° BT93° – 96° BT23830
47.197,5° BT96° – 99° BT23831
47.2100,5° BT99° – 102° BT23832
48.1103,5° BT102° – 105° BT23833
48.2106,5° BT105° – 108° BT23834
49.1109,5° BT108° – 111° BT23835
49.2112,5° BT111° – 114° BT23836
50.1115,5° BT114° – 117° BT23837
50.2118,5° BT117° – 120° BT23838
51.1121,5° BT120° – 123° BT23839
51.2124,5° BT123° – 126° BT23840
52.1127,5° BT126° – 129° BT23841
52.2130,5° BT129° – 132° BT23842
53.1133,5° BT132° – 135° BT23843
53.2136,5° BT135° – 138° BT23844
54.1139,5° BT138° – 141° BT23845

Pertanyaan yang sering diajukan

Bagaimana mengubah koordinat TM-3 ke UTM?

Ketik zona TM-3 diikuti Easting dan Northing, misalnya 48.2 236205 817191. Hasilnya langsung tampil dalam UTM WGS 84 (48M 702178 9317060), derajat desimal dan DMS. Zonanya wajib, karena angka yang sama berulang di setiap zona.

Zona TM-3 mana untuk kota saya?

Medan 47.1, Padang dan Pekanbaru 47.2, Palembang 48.1, Jakarta dan Bandung 48.2, Semarang dan Yogyakarta 49.1, Surabaya 49.2, Denpasar 50.1, Makassar 50.2, Jayapura 54.1. Di dekat batas zona, ikuti zona yang tertulis di dokumen pengukuran.

Apakah koordinat TM-3 di sertifikat bisa langsung dipakai di Google Maps?

Bisa: tempel koordinat dengan zonanya di sini, lalu salin derajat desimalnya ke Google Maps. Posisinya teliti sekitar 1 m, cukup untuk menemukan lokasi tanah, tetapi bukan pengganti pengukuran ulang batas.

Alat lainnya